Utak Atik Wiper Jimny / Katana

Raining

Kemarin Sore ketika Jakarta Hujan angin , penulis teringat terlupa menulis trik mengenai wiper Jimny. Penulis suda praktekan ini kira2 bulan November 2012 dan terbukti sangat efektif mencegah lepasnya wiper , mudah dikerjakan sendiri dan murah.

nah ketika penulis mau ngetik , iseng2 gugling sebentar , siapa tau sudah ada yang menulis mengenai hal yang sama , ‘wiper’ the troublemakers😀

berikut ulasannya dari majalah Jip Online :

Wiper merupakan piranti yang dipergunakan untuk membersihkan kaca depan dari terpaan air hujan ataupun cairan lainnya yang dapat mengganggu pandangan driver. Seiring berjalannya waktu, kemampuan wiper dalam menunaikan tugasnya juga akan semakin lemah. Banyak hal yang bisa mengganggu kinerja wiper. Mulai dari kondisi dinamo hingga masalah mekanis bisa menjadi sebab  kualitas sapuan wiper memble.

Permasalahan mekanis ternyata justru paling sering terjadi. Ausnya as wiper bikin  traksi untuk memutar batang wiper pun pudar. Selain sapuan wipernya jadi tidak maksimal, batang wiper pun terkadang tidak pada posisinya alias jatuh ke bawah (di bawah frame kaca depan .red).

Batang wiper terjuntai ke bawah lantaran as wiper dengan rumah batang wiper posisinya sudah tidak klop lagi. Kondisi ini banyak ditemui pada jenis wiper kendaraan yang menggunakan as polos. Dimana kekuatan cengkraman wiper tersebut hanya mengandalkan ikatan yang dieratkan dengan baut. Contoh wiper yang seperti ini ada di Suzuki Jimny, baik itu LJ80 ataupun SJ410.

Jalan keluar persoalan ini biasanya dilakukan penggantian unit penggerak wiper lengkap spline untuk menggerakkannya. Atau bisa saja dengan mengganti wiper berspline milik kendaraan lain. Namun tetap perlu modifikasi sedikit. Tak cukup hanya asnya namun juga batang wipernya.

“Khusus untuk Jimny SJ410, hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan perangkat wiper milik Suzuki Caribian komplit mulai dari as hingga batang wiper. Sayangnya biaya yang akan dikeluarkan cenderung besar,” ungkap Budi dari Bengkel Kahalima yang bermarkas di kawasan Depok Jawa Barat.  Tetapi ada cara lain walaupun tidak sesempurna seperti mengganti dengan milik Caribian. Yang penting  tepat fungsi dan biayanya cukup murah.

Selanjutnya pria asal Malang Jawa Timur ini bilang tidak maksimalnya kinerja wiper karena as rodanya sudah aus dan permukaannya membulat. Sehingga walau dikencangkan sekuat tenaga,  kemungkinan baut pengait tersebut tetap akan tergelincir atau slip. “Supaya baut pengait ini tidak tergelincir maka permukaan as wiper harus diratakan. Dengan demikian baut yang ditanam pada bidang datar tersebut akan melekat kuat dan tidak mudah tergelincir lagi,” tutup Budi.

Bahan dan alat

  1. Obeng (+)
  2. Kunci 8
  3. Kikir
  4. cat

Kendorkan baut pengait batang wiper. (we)

  1. Tahan wiper pada posisi yang diinginkan dan pada lobang baut tersebut tandai dengan cat ataupun peranti penanda lainnya. Buat guratan sederhana untuk sekedar memberikan tanda. (we 1 & 9)
  2. Lepaskan wiper dari tempatnya dan perjelas tanda guratan tadi dengan menggunakan cat ataupun spidol. Tanda ini harus benar-benar tepat pada sasaran yang diinginkan. (we2)
  3. Kikir as wiper pada tempat yang telah diberi tanda tersebut. Kikir hingga as wiper tersebut permukaannya datar atau cukup untuk mendudukan baut dengan baik. (we 3)
  4. Pastikan bekas kikiran tersebut cukup rata untuk dikaitkan pada permukaan baut. (we 4)
  5. Batang wiper pada posisi yang diingikan dan jangan lupa kaitkan bautnya. (we 8)

Kendaraan moderen dewasa ini sudah hampir atau malah seluruhnya menggunakan jenis wiper dengan jenis spline dan telah meninggalkan jenis wiper dengan pengencang baut ini. Jenis spline lebih kuat dalam menyapu permukaan kaca jika dibandingkan dengan jenis pengencang baut. (we 6 & 7)

Source : http://jip.co.id/read/2013/03/08/335289/139/24/NGOPREK-YUUK-Traksi-Tambahan-Wiper-Jimny

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s